Macam Macam Majas Pada Lirik Lagu - Kali ini saya akan share macam macam majas pada lirik lagu yang saya kerjakan sendiri.


Pengertiannya sudah saya sertakan di setiap Majas yang terdapat pada lirik lagu.





Berikut adalah Macam Macam Majas Pada Lirik Lagu nya






Ebiet G Ade - Berita Kepada Kawan
1. Pleonasme : "Sayang engkau tak duduk Disampingku kawan"

    Pengertiannya :  Majas pleonasme, yakni majas yang menambahkan sejumlah keterangan pada sebuah pernyataan yang sebenarnya sudah jelas.





Ebiet G Ade - Berita Kepada Kawan
2. "Tetapi semua diam  

    Tetapi semua bisu"
Mengandung Majas Anafora
    Pengertiannya : Anafora ialah jenis majas repetisi yang berupa perulangan kata pertama pada setiap baris atau setiap kalimat.






Ebiet G Ade - Berita Kepada Kawan
3. Hiperbola : "Tubuhku terguncang Dihempas batu jalanan"

    Pengertiannya : Hiperbola adalah suatu jenis gaya bahasa yang mengandung pernyataan yang sengaja dilebih-lebihkan, baik dari segi jumlahnya, ukurannya, maupun sifatnya, dengan maksud untuk memperhebat atau meningkat-kan kesan serta pengaruhnya. 







Ebiet G Ade - Berita Kepada Kawan
4. Litotes : Mungkin Tuhan mulai bosan Melihat tingkah kita

    Pengertiannya : Litotes adalah kebalikan dari hiperbola. Gaya bahasa litotes adalah salah satu jenis gaya bahasa yang berisi pernyataan-pernyataan yang sengaja disederhanakan, dikecil-kecilkan, atau dikurangi, yang berbeda dari kenyataan sebenarnya. Hal itu dilakukan dengan maksud untuk merendahkan diri atau tidak mau menonjolkan diri.






Ebiet G Ade - Berita Kepada Kawan

5. Simile : "Di tanah kering bebatuan"

Pengertiannya : Simile adalah gaya bahasa berupa perbandingan dua hal yang pada dasarnya berbeda, tetapi sengaja dianggap sama. Gaya perbandingan secara eksplisit dijelaskan dengan pemakaian kata, seperti laksana, ibarat, bagai, sebagai, dan unipama.



Lalu, yang ini dari Majas Hiperbola dengan lagu yang berbeda :

   
- "Dengan seluruh angkasa raya memuji" ( T.Prawit - Mengheningkan Cipta )
- "Menjunjung tanah airku" (R. Suharjo - Dari Sabang Sampai Merauke)








Ratu - Lelaki Buaya Darat
6. Sarkasme : "Lelaki buaya darat Busyet aku tertipu lagi"

    Pengertiannya : Sarkasme adalah salah satu jenis majas yang mengandung sindiran pedas dan menyakitkan hati. Sarkasme lebih besar dibandingkan dengan ironi dan sinisme.








T. Prawit - Mengheningkan Cipta
7. Tautologi : "Kau Cahya pelita"

    Pengertiannya : Tautologi hampir sama dengan pleonasme. Hanya pada tautologi, kata-kata yang berlebihan itu pada dasarnya mengandung pengulangan dari kata yang lain.







Sartono - Hymne Guru
8 . Pars prototo : "Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru"

     Pengertiannya : pars pro toto  adalah menyebutkan sebagian dari suatu hal untuk menyatakan keseluruhannya







R. Suharjo - Dari Sabang Sampai Merauke
9. Metafora : "Sambung memnyambung menjadi satu"

    Pengertiannya : Metafora adalah suatu gaya bahasa yang membuat perbandingan secara langsung antara dua hal atau benda tanpa dinyatakan secara eksplisit dengan menggunakan kata seperti dan sejenisnya. Metafora merupakan gaya bahasa perbandingan yang paling singkat, padat, dan tersusun rapih.






Ismail Marzuki - Indonesia Pusaka
10. Personifikasi : "Indonesia ibu pertiwi"

      Pengertiannya : Personifikasi atau penginsanan adalah gaya bahasa yang melekatkan sifat-sifat insani kepada barang yang tidak bernyawa serta ide yang abstrak.






-------------------------------------------------------------------------------------

Demikian Artikel Macam Macam Majas Pada Lirik Lagu saya buat, Semoga membantu bagi kalian yang sedang mengerjakan tugas Bahasa Indonesia
:)


NB : "Kalau mau Copy Paste Artikel ini ke blog atau website yang kalian punya mohon untuk konfirmasi dulu ya ke saya, jangan asal Copy Paste saja.



Karena saya sudah susah payah untuk membuat dan mem-publish postingan yang saya buat sendiri."




Terima Kasih.

10 komentar:

Post komentarnya yang baik dan sopan. serta jangan SPAM/SARA/Flamming yaa :D

Terima Kasih atas perhatiannya.

 
Top